Apa itu Engraving? Engraving berarti ukiran, yang hasilnya dapat dikatakan sama dengan huruf timbul. Hasil ukiran ini bisa berbeda, tergantung alat dan cara yang digunakan. Sebelumnya kita sudah mengetahui penggunaan pisau sebagai alat untuk mengukir, yang mana dibutuhkan ketelitian dan keterampilan supaya dapat menempuh hasil yang optimal. Tapi, dalam dunia advertising, hasil optimal itu dapat dengan mudah diperoleh menggunakan mesin mekanik atau mesin laser grafir.

Kedua cara pengukiran tersebut mempunyai kelebihannya masing-masing. Akan tetapi, sejauh ini laser-engraving dievaluasi lebih tepat sasaran daripada mengunakan mesin mekanik. Dari segi biaya, pengunaan material, dan kualitas, mesin laser grafir menunjukkan hasil yang lebih baik ketimbang mesin mekanik. Ditambah lagi pengerjaannya tak serumit yang banyak orang bayangkan malah dapat dibilang sama mudahnya seperti melakukan print biasa!

Cek Juga: Lever Block

Pada artikel kali ini kami akan menjelaska cara kerja pengukiran dengan laser yang terbilang cukup mudah. Langsung saja mari kita simak pembahasan di bawah ini.

Menentukan desain dan bahan ukiran

Pertama-tama, ukiran serta desain yang diinginkan perlu dibuat terlebih dahulu. Desain yang sederhana seperti tulisan hingga desain pengukiran yang berupa gambar dapat diwujudkan sesuai dengan keinginan klien. Setelah itu menentukan bahan apa yang mau diukir seperti acrylic, kayu, tripleks, MDF, kulit, dupleks, stainless, dan HPL. Dua aspek hal tersebut perlu ditetapkan terlebih dahulu sebelum kita dapat lanjut ke tahap berikutnya.

Memprogram kesesuaian design dengan laser-cutter

Tahap ini lebih membutuhkan desain yang bertumpu pada tipe file yang diolah, yakni ukiran raster dan vector. Ukiran raster merupakan cara kerja yang umum dilakukan. Dalam proses ini, grafisnya dibuatkan dengan pixel yang digambar garis demi garis seperti cara kerja printer. Bedanya dengan vector yaitu lebih mencontoh pola outline satu per satu sesuai dengan desain yang disusun. Sistem ukiran vector juga sering kali disebut dengan scoring.

Menentukan ketebalan atau kekuatan daya laser

Proses ini merupakan cara kerja yang mungkin sedikit asing, karena ketebalan laser yang dimaksud yaitu seberapa dalam ukiran tersebut mau diwujudkan. Hal ini juga bertumpu pada desain yang diharapkan oleh klien serta ke bahan yang diukir. Celah ukiran yang ada bertumpu pada daya laser yang mencontoh desain tersebut. Setelah besar energinya, semakin besar juga celah dalam ukiran tersebut.

Pengukiran telah selesai

Apabila seluruh tahap tersebut telah selesai, tahap terakhir adalah memencet tombol START dan menunggu proses kerja pengukiran laser tersebut selesai dan sesuais dengan desain yang diharapkan. Mesin laser cutting grafir akan melakukan pengukiran secara cepat dan presisi.

Itu tadi tahap-tahap yang harus dikerjakan dalam proses kerja pengukiran laser. Semoga dapat berguna bagi Anda.

Kunjungi Juga: Jual Wire Rope