Kamu dan pasanganmu yang sebentar lagi akan mengesahkan hubungan ke level pernikahan. Berbagai persiapan telah dilaksanakan, termasuk memilih tempat tinggal. Seandainya kamu dan pasangan belum cukup mampu untuk membeli sebuah hunian, tidak ada salahnya untuk menyewa lebih dahulu. Kamu dapat berbicara dengan pasangan tentang lokasi rumah, apakah dekat dengan kantor, stasiun, pasar, dan sebagainya.

Baca Juga: Service Apartment Jakarta

Seandainya kamu baru pertama kali menyewa rumah, pasti ada sangat bingung. Sebaiknya menyewa rumah di kluster atau perumahan biasa. Bayar bulanan atau tahunan? Siapa yang akan bayar pajak rumah itu? Bagaimana apabila ada kerusakan? Dan lain sebagainya.

Berikut sebagian hal yang patut kamu ketahui sebagai seorang penyewa rumah yang masih pemula.

Cari dan jauh-jauh hari

Ada baiknya kamu mencari rumah beberapa bulan sebelum tanggal perpindahan. Idealnya, 2–3 bulan sebelumnya. Kamu dapat mencari iklan rumah disewakan di dunia online. Tetapi, akan jauh lebih tepat bila kamu melowongkan diri untuk meneliti lebih dalam rumah incaranmu. Dengan mencari dari jauh-jauh hari, kamu akan punya banyak waktu untuk menengok tiap-tiap rumah incaran sampai mendapatkan rumah dan pemilik yang pantas.

Simak Juga: House Rental Jakarta

Rumah bekas atau rumah baru?

Banyak orang yang bingung dengan hal ini. Berdasarkan kami, keduanya tidak masalah. Asal, kamu dapat memutuskan apabila rumah tersebut memang sesuai keperluan. Sebagian hal, seperti kualitas air, desain rumah itu sendiri, peletakan septic tank, dan saluran pembuangan patut dilihat. Ada sebagian rumah yang tidak didesain dengan bagus sehingga akan merepotkan penghuninya di kemudian hari.

Seandainya kamu memang naksir rumah bekas, kamu dapat meminta jaminan dari pemiliknya supaya mengerjakan renovasi dan koreksi untuk sebagian hal penting. Tetapi bila pemilik menolaknya, sebaiknya kamu mencari rumah lain. Kenapa? Sebab kamu bukanlah pemilik rumah itu dan sebaiknya kamu tidak mengerjakan renovasi yang terlalu besar. Carilah rumah yang telah siap huni atau setidaknya tidak memerlukan terlalu banyak koreksi.

Hindari mengerjakan renovasi pada rumah sewaan sebab saat kamu akan pindah rumah, semua yang telah kamu perbaiki menjadi hak milik pemilik rumah.

Sediakan uang tanda jadi dan down payment

Dikala kamu telah sreg dengan satu rumah, kamu patut langsung “mengunci” rumah tersebut supaya tidak disalip orang lain. Kamu boleh memberikan uang pedoman jadi (UTJ) yang besarannya 1–2 juta rupiah. Sesudah itu, lazimnya beberapa pekan kemudian, kamu akan diminta untuk membayarkan down payment (DP) yang lazimnya berkira 10 sampai 20 persen dari harga sewa.

Cara pembayaran

Saat ini, ada dua cara pembayaran sewa rumah, yaitu bulanan dan tahunan. Seandainya kamu termasuk orang yang mobilitasnya tinggi—contohnya sering kali dipindahtugaskan ke luar kota, ada baiknya menyewa rumah bulanan supaya kamu dapat bebas pindah kapan malahan diperlukan. Tetapi, saat ini kebanyakan pemilik rumah memilih untuk menyewakan rumahnya minimal satu tahun. Seandainya kamu memilih cara kedua ini, kamu harus menyiapkan uang dalam jumlah yang cukup besar.

Cek Juga: Apartment Rental Jakarta

Pemilik langsung atau lewat agen properti?

Jangan keburu ilfeel dengan agen properti! Agen properti akan benar-benar membantumu, apalagi apabila kaum termasuk orang yang benar-benar sibuk. Agen properti lazimnya mempunyai banyak listing dan kamu akan menerima masukan rumah pantas kebutuhanmu. Bagaimana caranya terkait dengan agen? Kamu cuma perlu menghubungi agen yang menyewakan rumah incaranmu. Seandainya rupanya kamu tidak pantas dengan rumah itu, lazimnya agen tersebut akan memberi rekomendasi listing-nya yang lain. Jangan takut sebab agen akan menerima komisi dari harga sewa rumah. Jadi, kamu tidak perlu mengeluarkan tarif lebih untuk membayar jasa agen tersebut.

Gunakan perjanjian resmi

Menyewa rumah merupakan perjanjian resmi sehingga diperlukan dokumen resmi sebagai pengikat kedua belah pihak. Seandainya kamu menyewa rumah lewat agen properti, mereka lazimnya telah tahu langkah apa saja yang patut dilaksanakan. Tetapi, bila kamu tidak melalui agen, kamu harus meminta terhadap pemilik untuk menyediakan surat perjanjian dan pasal-pasal supaya adil untuk kedua belah pihak. Jangan lupa, sertakan materai dan bawa saksi dikala menandatangani surat tersebut.

Kunjungi Juga: Expat Housing Jakarta